"Apa cita-citamu?" Ini pertanyaan yang sering ditanyakan ketika kita masih kecil. Kala itu jawaban kita pun berbeda-beda, meski cita-cita terfavorit adalah dokter, pilot, tentara dan polisi :D.
Waktu kecil aku punya banyak cita-cita, pernah bercita-cita jadi penyanyi, pemusik, pendeta, penulis dan tak ketinggalan aku juga pernah ingin jadi dokter. Maka aku pun pernah mengarang lagu yang tentu saja sekarang sudah nggak aku ingat lagi. Pernah menulis puisi juga tapi entah kemana buku kumpulan puisi yang pernah ditulis, mungkin ikut terbuang ketika kami pindah rumah. Kalau keinginan untuk jadi pendeta karena terpengaruh papa yang adalah seorang pendeta, pekerjaan yang mulia dan banyak membantu orang lain. Keinginan untuk menjadi dokter termasuk yang bertahan lama, masih melekat dalam hatiku sampai SMA. Ketika itu di SMA kelas 2 ada penjurusan A1 untuk konsentrasi ke Fisika, A2 Biologi dan A3 Ilmu Sosial, aku pun memilih A2 demi mencapai cita-citaku jadi dokter. Tetapi setelah prestasi akademikku tidak mendukung untuk pelajaran yang berhubungan dengan Biologi, Kimia dan pelajaran ilmu pengetahuan alam lainnya, akhirnya aku pun membatalkan niatku jadi dokter. Guru adalah jalan hidupku selanjutnya, setelah kuputuskan untuk kuliah di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Mama dulu memang seorang guru, tetapi waktu aku kecil entah kenapa dulu profesi itu tidak terlalu menarik. Bahasa Inggris adalah favoritku dan karena itu aku menikmati belajar Bahasa Inggris lebih dalam serta menggapai cita-citaku sebagai guru.
Akhirnya aku lulus sebagai Sarjana Pendidikan dan lahirlah seorang guru baru dengan semangat tinggi. Pekerjaan yang ternyata challanging and interesting. Aku belajar banyak memahami murid-muridku dan merasa sangat bahagia ketika mereka berhasil. Pekerjaan yang berhubungan dengan dunia pendidikan hampir semua pernah aku jalani, dari guru privat, guru Bahasa Inggris SD, guru di kursusan, guru Bahasa Indonesia untuk orang asing, guru baca tulis anak TK, trainer remaja, Director of Studies sampai Center Manager lembaga pendidikan. Aku akan terus mengajar selama masih ada kemampuan dan ada murid yang mau diajar ;).
Saat ini aku berpikir apakah cita-citaku berhenti sampai di sini? Jawabannya adalah tidak. Aku masih ingin punya lembaga pendidikan sendiri dan mengembangkannya. Terus nanti kalau sudah tua dan tidak mampu mengajar lagi, aku ingin jadi seorang penulis. Mungkin akan menulis artikel pendek, cerita atau bahkan menulis buku. Terbayang diriku yang sudah tua, dengan rambut putih dan tangan yang sudah 'buyuten', duduk di depan laptop dan menulis......:D.
Jika diberi kemampuan, umur panjang dan kesehatan oleh Tuhan, aku akan terus mengejar cita-citaku sampai akhir hayat.