Selasa, 21 Juni 2011

Marah

Setiap orang pasti pernah marah dan mengekspresikan marah dengan cara yang bermacam-macam. Ada yang diam sambil pasang muka cemberut, ada yang membanting apa saja yang bisa diraih, ada yang mengungkapkan dengan kata-kata dan nada tinggi bak penyanyi soprano.

Hati-hati mengungkapkan rasa marah kita. Marah sih boleh-boleh saja, asal tidak merugikan dan menyakiti hati orang lain atau bahkan menghambat seseorang untuk berkembang. Seorang teman berkata, "Terlalu sering marah kepada orang lain bisa mengakibatkan orang lain tambah bodoh". Benarkah? Mungkin ada benarnya, kalau seringkali kena marah, seseorang semakin ragu-ragu, takut berbuat salah lagi dan alhasil dia melakukan kesalahan lagi. Ini mengakibatkan orang itu jadi tidak mampu memperbaiki diri.

Selain dari pada itu, orang yang marah akan terkuras energinya, capek bahkan bisa berakibat darah tinggi. Pesan yang akan kita sampaikan mungkin jadi tidak dipahami dengan baik karena orang yang kita marahi keburu ketakutan dan tidak mampu menangkap apa yang kita katakan.



Mari kita tunjukkan rasa marah kita dengan bijaksana. Jelaskan kepada orang yang bersangkutan kenapa kita marah dan bantu dia untuk memperbaiki diri. Kita diberi kemampuan untuk marah oleh Sang Pencipta, pergunakanlah dengan baik. (Batam, 21 Oktober 2010)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar