Suatu hari Dina naik angkot. Kemudian dia melihat sesuatu yang berbeda, sopir angkot sangat ramah. Pak Sopir selalu mengingatkan para penumpang untuk berhati-hati setiap ada penumpang yang naik maupun turun. Dia juga selalu menunggu penumpang duduk dengan baik baru dia menjalankan angkotnya.
Tidak berapa lama kemudian seorang gadis cantik naik. Pak Sopir pun menyapa dengan ramah,"Hati-hati, mbak. Awas kepala". Si gadis cantik sedang menelpon sambil naik angkot sehingga tidak menghiraukan Pak Sopir. Dalam waktu kira-kira 3 menit si gadis cantik berbicara di telepon, tidak kurang dari 10 kali kata "Kurang Ajar" terucap dari mulut di gadis cantik. Penumpang yang lain pun melirik si gadis, termasuk Dina.
Dalam hati Dina berkata, "Mbak ini cuma cantik penampilan, tapi kata-katanya nggak cantik, coba berkaca deh sama Pak Sopir ini meski tampang preman tapi kata-katanya sopan". (Jakarta, 30 April 2011)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar